Berita TerkiniKolaka Timur

Pemda Koltim Gelar Bimtek Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Tahun 2025

KOLTIM, Prima Nusantara – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Pengendalian, Monitoring, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Tahun 2025. Acara penting ini berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Agustus 2025, yang dipusatkan di Aula Rapat Kantor Bupati Koltim, Selasa (5/8/2025).

Kegiatan Bimtek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pembangunan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil. Agenda ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas perencanaan, pengendalian, serta evaluasi program kerja yang sedang maupun akan dijalankan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda Koltim.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Koltim, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa fungsi pengendalian dan evaluasi tidak boleh dipandang hanya sebagai bagian formalitas administratif.

“Pengendalian dan evaluasi bukan hanya formalitas administratif, tetapi merupakan instrumen penting untuk memastikan bahwa pembangunan yang direncanakan benar-benar terlaksana dengan baik, tepat sasaran, dan berdampak positif bagi masyarakat,” ujar Wakil Bupati di hadapan peserta.

Wakil Bupati juga menambahkan bahwa melalui pengendalian dan evaluasi, pemerintah daerah dapat mengetahui sejauh mana keberhasilan program pembangunan yang telah dilaksanakan, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta menyusun langkah perbaikan yang lebih terarah. Dengan begitu, program pembangunan tidak sekadar menjadi rencana di atas kertas, tetapi benar-benar membawa manfaat nyata.

Bimtek ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur. Para peserta diberikan materi yang cukup mendalam terkait mekanisme pengendalian dan evaluasi pembangunan. Beberapa topik yang dibahas meliputi penguatan pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pelaporan, analisis capaian kinerja pembangunan, hingga penyusunan laporan monitoring dan evaluasi yang sesuai dengan standar akuntabilitas pemerintahan.

Selain paparan dari narasumber profesional dan praktisi pembangunan daerah, kegiatan ini juga menghadirkan sesi diskusi interaktif dan simulasi penyusunan laporan berbasis data. Melalui sesi ini, peserta diajak untuk mempraktikkan langsung bagaimana mengolah data capaian kinerja, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan rekomendasi kebijakan.

Melalui Bimtek ini, Pemerintah Daerah berharap kapasitas aparatur sipil negara (ASN) di Koltim semakin meningkat, khususnya dalam menjalankan fungsi pengendalian dan evaluasi secara efektif. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Kolaka Timur yang menekankan pada aspek keberlanjutan, partisipasi masyarakat, serta akuntabilitas publik.

Kabag Pembangunan Koltim, Irmansyah, SE., MAP, dalam laporannya menegaskan maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini. Menurutnya, Bimtek dimaksudkan untuk memberikan pemahaman baik secara metodologi maupun teknis terkait pengendalian, monitoring, dan evaluasi pembangunan kepada aparatur penyelenggara pemerintahan di Koltim.

Ia juga menekankan bahwa perhatian khusus diberikan kepada petugas admin aplikasi SIMONELA GEMAS dan E-Pengendalian Kabupaten Koltim yang tersebar di seluruh perangkat daerah. Aplikasi ini menjadi instrumen digital utama yang digunakan dalam sistem monitoring dan evaluasi pembangunan di Kabupaten Kolaka Timur. Dengan penguatan kapasitas para admin, diharapkan data pembangunan daerah semakin akurat, valid, dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Lebih jauh, Irmansyah menjelaskan bahwa tujuan lain dari kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas daya saing sumber daya aparatur, sekaligus memperkuat kinerja OPD dalam rangka menyukseskan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Koltim. Visi-misi tersebut telah tertuang jelas dalam dokumen RPJMD Kabupaten Kolaka Timur Tahun 2025–2029. Oleh karena itu, Bimtek ini tidak hanya relevan, tetapi juga sangat strategis untuk memastikan konsistensi pembangunan daerah dengan arah kebijakan yang sudah dirumuskan.

Dengan pelaksanaan kegiatan ini, pemerintah daerah berharap agar seluruh perangkat daerah mampu melaksanakan fungsi pengendalian dan evaluasi pembangunan secara lebih efektif, konsisten, dan berbasis data. Bimtek ini juga menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, sekaligus memperkuat peran teknologi digital dalam mendukung pembangunan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel. (DK/PN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *